Jumat, 17 Agustus 2012

Perahu Kertas

Jujur aj nih ya, sebenarnya aku nonton film ini cuma karena suka sama pemainnya doang, Adipati dan Maudy Ayunda. bukan karena menyukai Novelnya. Tapi, begitu nonton kerennya LUAR BIASA.


Film ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Kugy, berantakan, kecil, dan tentunya  pengkhayal. Ia bercita-cita menjadi seorang pendongeng yang hebat. Setelah lulus SMA, iapun pindah ke Bandung. Dan di sinilah cerita itu dimulai. Pertemuan pertamanya dengan Keenan dengan menggunakan "Radar Neptunus"nya membuat kesan yang mendalam bagi Keenan. Apalagi setelah Kugy, Noni, Eko, dan Keenan membuat kelompok yng bernama "Pura-pura Ninja". Konflik mulai muncul semenjak kedatangan Wanda, sepupunya Noni. Ada sebersit rasa cemburu di hati Kugy, namun Kugy tak mau mengakui kalau ia mencintai Keenan. Merasa itu akan menjadi sebuah masalah, Kugy segera menjauhakan diri dari Keenan.

Sebuah tragedipun terjadi ketika ulang tahun Noni yang ke-20 di rumah Wanda. Kugy yang tak datang ke pesta tentu membuat Noni marah sekaligus sedih, karena ia telah menyiapkan sebuah kado spesial untuk sahabatnya itu, Kugy. Di pesta ini pula, Keenan tahu bahwa lukisan dia yang dipamerkan di Warsita studio yang katanya telah di beli orang, ternyata dibeli oleh Wanda. Semangat yang awalnya penuh engetahui lukisannya terjual, kini terhempas jatuh begitu saja.

Semua berantakkan semenjak itu. Keenan memutuskan untuk pergi ke Bali, ke salah satu tempat teman ibunya, Pak Wayan. Kepergian Keenan ke Ubud untuk belajar lukis mempertemukannya dengan Ludhe. Kugy yang telah lulus kuliahpun, magang di sebuah perusahaan Advocado dan bertemu Remi.


Untuk kelanjutan kisahnya, nonton aja sendiri ya. Filmnya keren kok, ga bakal nyesel deh nontonnya......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar